kesana kemari untukmu

Menganggap Lagu Kepastian


Kau telah memilihkan sebuah lagu 

Lagu yang sangat menghiburku 

Ketika dapat berada didekatmu 

Ringan sekali melangkah kala itu

Bunga-bunga cinta begitu harum terasa sejak saat tiba dan berada di sana melewatkan saat bersama

Ini tentu bukan tentang mereka semua yang kebetulan memasuki bingkai kamera yang setia menemani 

Semua karena dirimu yang selalu memiliki cara indah menyapa dan membawaku memasuki semua situasi yang pernah kau janjikan untuk kau tunjukkan dan pasti memberikan kenangan terbaik buat kita berdua...

Dibelakangku engkau terus saja tanpa lelah menguarai cerita setiap ujung dan sudut, gedung, ruang, lorong, taman dan kanal hingga pintasan, sambil sesekali membelai rambutku..

Kubiarkan salah satu headset kau pindahkan di telingaku sambil berjalan , begitu enjoy rasanya mendengar syair itu kuanggap mewakili suara dirimu yang sedang mengatakan betapa kamu mencintai diriku apa adanya ...

Andai saja kau tahu, mengapa ajakan makan ketika itu masih kutolak tiada lain karena situasi blunder dan bius suasana dalam asmara, larut dalam lagu dan semua suasana, pukau dan keindaham tempat juga bagaimana setiap wajah memancarkan sapa yang terasa hangat. Mengusir semua keraguan tentangmu dan menggantinya dengan kepastian hati, kepastian untuk melangkah lebih jauh lagi.

Semua keadaan itu sangat berbalik dengan tempat terakhir yang kupandang, dimana hampir semua wajah memandang dengan dingin, membawa kebekuan sapa apalagi seolah semua menutup diri dan tidak mudah membuka celah bagi sembarang orang untuk sekedar bersapa bahkan untuk berbagi senyum.

Setiap sapamu sudah memudah  kemana kita mau melangkah, bersamamu seperti sudah ada penerang yang tidak pernah habis atau terputus hingga melewati jalan gelap..

Tidak lagi ada pilihan yang perlu kau buat, seperti kau putar saja lagu yang kau suka pun akan tetap kusuka..



 

Sambil Menonton dan Ditonton

Gusar hati sesaat, sadar akan betapa lama Kan sampainya pesan yang telah kau janjikan untuk kembali berkabar malam saja 


Ramai pertandingan tiada sampai habis terikuti karena tertidur di depan layar, sembari menanti dan berandai ada panggilanmu.

Menghabiskan semangkuk sup hangat ditengah keseruan masih belum ada pemenang, sesudahnya sudah tidak begitu jelas antara ingat dan tidak 

Hanya setengah di awal, dan host cantik di dalam jeda siaran mengundang mantan team tanya dan minta beberapa prediksi pertandingan 


Bahwasanya ia jujur belum pernah dalam situasi persis seperti saat itu, 

Lantas apa yang tetap sama, kecuali semangat yang dibangun team, yang abadi adalah perubahan itu sendiri.

Intinya, dalam penglihatan seorang mantan pemain kemungkinan terbaik dapat terjadi, dengan membangun lagi dinamika yang adaptif... usai itu seakan semua cerita sudah berpindah...pada keadaan kita .

Penasaran Karena Suara Yang Aneh

Dini hari itu, aku tersentak kaget bukan main. Suara aneh dari luar rumah memecah keheningan malam. Deg-degan, sendirian pula. Nyalakan lampu kamar? Biasa aja. Cekikikan sendiri kayaknya. Pilihan bijak jatuh pada menyalakan lampu taman, sekalian yang paling besar biar benderang benderang. Dari jendela, kulihat semuanya terang benderang. Puas, aku pun kembali ke kasur. Hening lagi. Tapi, baru saja nyaman, suara itu balik lagi! Langsung saja kutombolin selimut sampai kepala tertutup rapat.

Pagi harinya, dengan mata belekan karena kurang tidur, aku keluar rumah bertekad mencari sumber suara semalam. Setelah menggaruk-garuk kepala yang bingung, eh, ternyata pelakunya adalah... kandang ayam! Pintu kandang ayam yang biasanya rapat ternyata terbuka. Si Jago, ayam hutan kesayanganmu itu, ayam jagoan  dengan jambul merahnya, kongkrong dengan gagah di depan pintu sambil berkokok lantang. Dasar Jago, ganggu tidur orang pagi-pagi buta!

Ternyata semalam, ketakutan sendiri yang membuatku salah tangkap suara. Suara aneh itu ya suara kokok Jago yang entah kenapa terdengar menyeramkan di tengah malam. Lampu taman yang dinyalakan pun percuma. Jago mah cuek bebek, malah nikmat berjemur di bawah lampu sorot dadakan.

Setelah ngakak sendiri menyadari kebodohanku, barulah kulihat biang keroknya. Pintu kandang yang rusak ternyata biang keladi konser malam semalam. Pantesan deh Jago bisa keluar seenaknya. Ini gara-gara tendangan si Tomi, anak tetangga yang suka main sama Jago. Dasar Tomi, mainnya ngaco!

Dengan wajah memerah menahan tawa dan sedikit malu, aku pun bergegas mencari peralatan untuk memperbaiki pintu kandang. Aku yakin pasti bisa. Sambil mengutak-atik obeng dan papan, kulihat Jago berkokok lagi, seakan mengejek kebodohanku semalam. Ah, dasar Jago!

Penghias Taman



Serasa ngobrol 

Ada didekat 

Dengan engkau di sana 

Mengitari taman kecil 

Hingga mendekati daun berhias 

Sepasang kepik yang tampak riang 

Cemburu dibuat saat memandang 

Cerianya berada berdua di hijau daun 

Tiada lintas dalam benak 

Atau memikir adanya  sebagai hama disana....

S3lain penghias suasana yang mengitari taman bunga...

Sementara gerimis yang akhir -akhir ini sering membasahi 

Seluruh permukaan tempatnya tiada datang lagi di sini....





Penyodoran Begitu Saja Seperti Penawaran

Membayangkan untuk memilikimu saja aku tidak berani...

Apalagi sampai bagaimana harus memperlakukan ; semua itu pastilah sangat jauh ; karenanya untuk hal yang masih terjangkau dengan akal saja kuikuti kemana langkah setiap peristiwa saat awal di sini.. dulu....

Engkau teramat indah, dengan keadaanmu dan juga semua yang mengelilingimu ; juga sedemikian asing bagiku mengikuti cara dan laku sekitarmu juga macamnya kebiasaan yang tentu saja bagiku asing...

Terlalu mahal atau tidak juga sering berdialog dengan ajakan kembali melongok cita rantau kedatangan tatkala harus jauh menyeberang hingga ke tempat ini,

Juga kutaktahu pasti, jika derap barisan masih sering terdengar mendekat juga adakalanya mengelilingi hingga sejauh ini kutelah langkahkan kaki, atas nama dirinya atau utusan dari negeri matahari dan mana pun kubiarkan saja sebagai mimpi belaka ;

Kubeli apa pun untuk yang jadi kebutuhan, menjaga dengan berlahan menyesuaikan keadaan berdiam bahkan malu berpapasan denganmu karena tidak tahu apa yang harus ku katakan....

Namun, tiada terasa semua berubah ketika engkau mulai menyapa, dengan langsung atau melalui orang lain....

Banyak hal yang tidak mungkin.....#

Hingga kini terkadang tetap saja ada bagian yang membingungkan ..mm

Bagaimana bisa ekspresi wajahmu dalam hitungan detik ... saat di jalan itu.... sebagai saksi mempertemukan kita tiada sempat mengabadikan betapa nyata cepatnya bagai menjawab semua tanya yang baru ingin terucap... hingga sulit mengatakan tidak apalagi iya saat engkau punya pilihan.... 

.... telah kuyakini 

Engkau akan tetap tumbuh membesar dalam pengaruh... juga tanggung jawab, entah jauh atau dekat 

Termasuk belajar melepas apa yang harus kubebaskan...

                                   ((()))

Seperti dulu lagi....

Ketika baru menapaki hari baru,

Ditempat ini....

Kunanti dengan tiada pernah ingin membiarkan 

....... kehilangan bagian yang terindah.....

Karena Engkau dan Aku Sama

Karena Engkau dan Aku Sama: Berpisah dalam gelap  Kita telah membuat langkah  Kuyakini  kita sama-sama berusaha untuk tetap  Mampu berjalan dengan tegap Keadaan semakin...

===+++===
****
cukup bagiku mengenalmu
engkau selalu memiliki ketegasan
sejak baru kenal dan walau masih imut
namamu seperti harummu juga

walau kita pernah saling
memiliki waktu berpandangan
menyela kesibukan di hutaan berbunga
harumnya raflesia tiada menghapus
sedikit pun keaslianmu

pukau karena pekik yang kau bikin
telah menggetarkan rangkaian kisah
gemerlap panggung tempat namamu tumbuh
andai faham ini semua, pastilah
keputusan yang kau bikin tetaplah
yang terbaik....
buat semua
@oldcute


Kel3ngkapan

Senja yang terbuka 

Kunamai indah peristiwa kala itu 

Menata kesiapan diri kita 

Untuk merasakan kembali 

Pelukan angin pantai kesayangan 

Disaat kita bisa bersama 

Apa saja yang akan dibawa 

Agar ada jeda bunyi mengisi hati 

Tidak dengan sempurnanya kata lagi 

Tidak lagi dengan banyaknya bawaan bermacam pelengkap lagi

Hanya dengan adamu selengkap sudah rasa hati serasa tak sabar menanti ... hari esok.

Pengikut

Diantara Lini Penguji

Terasa sangat sulit siang itu menyembunyikan suana hati, Semua bukan karena deru mesin - mesin yang berlalu-lalang, karena semua itu tidak d...