kesana kemari untukmu

Tampilkan postingan dengan label lelah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lelah. Tampilkan semua postingan

Berteman Printer


Ulasan dan pandangan kucoba sedikit
Juga jam demi jam menyimak analisis
Yang telah menyita waktu sekian hari
Bagai pekan-pekan tanpa ada berakhir
Suatu saat orang menamainya lembur
Namun kini masih belajar untuk kesana

Lewat tengah malam sudah di meja ini
Hanya berteman printer yang tetap setia
Tanpa ia mengeluh sudah berapa banyak
Huruf yang harus ia lukiskan hinggan kini
Iseng pikiran tentangnya menggelitik ide
Penat mata untuk menyimak huruf yang
Kelihatan menjadi rapat dan nengecil
Hanya kuputar sedikit mengeja judul itu

Untuk membaca lagi apalagi meresapi isi
Yang sudah termuat haruskah melawan
Sang kantuk yang selalu menyelakan cara
Agar sadar lelah menyerukan jeda untuk diri
Tanpa membanding tubuh orang , bentuk
Kekuatan dan daya tahan untuk bergerak.

seakan-akan

dibilang suka
masih juga belum
diomongin ogah
juga tidak mungkin
mata dosennya keren
hidung cukuplah mancung
bibirnya manislah pula
cuma ada sayang bagian mata
itu mata kuliahnya bikin puyeng

teman disana ngomel-ngomel
teman disini berkeluh kesah
yang lain menambahi gerutu
ada yang cuma diam
ada yang senyum aja
entah apa yang dia mau
bahan tambahan untuk bersama
menambah gunjing
saat bersantai
meruncing semua bibir
tentang cara ia bertanya
bagaimana ia menyisir
rambut kepala yang masih ada
model kata yang ia suka
banyak yang asing juga ilmiah
cenut-cenut kata kepala
tanpa henti melintir arti
cara berpikir
yang ia mau
mau kita yang
masih bau ... kali ya? bau kencur
bau parfum juga bau kentut bisa jadi.

Pengikut

Jajaran

Beranjak dari ketidaksejajaran Barulah mulai sedikit kukenali  Betapa pentingnya mengenalinya...  Sejajar terkadang memang dibutuhkan Walau...