kesana kemari untukmu

Tampilkan postingan dengan label dongeng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dongeng. Tampilkan semua postingan

Tiga Angka Keberuntungan?


gak percaya!....
oke
aku tak mengerti banyak hal
asal tahu saja

Bertanya kupadamu karena tujuan
juga alasan yang membuat demikian
Dengan apalagi tidak ada yang lebih
Cara elegan agar sampai padamu
Maksud hati membulatkan niat

Hembus jawaban darimu
tak berarti apa-apa
Karena tak aku mengerti
Sebagai jawabanmu yang benar
Apalah itu semua hanya seperti  ponsel
Atau nomor-nomor barisan catatan kaki

Jika itu keberuntunganmu
Atau angka mujarab yang kau suguhkan
Andai saja gigi ini tajam bertaring
Seperti kuatnya sang raja hutan
Yang dapat meremukkan dengan cepat
dalam gigitan dan kuat kunyahnya

Sayang....
Jika semua keterbatasan itu
Kubiarkan ada dalam sendiri malam
Agar kesepian yang menyanyikannya
Menjadi apa adanya rasa indah itu
Yakin menjadi kenikmatan yang dijangkau
Jauh dari tangga sempit tanpa tanda
Tanda menduga-duga hingga mengira
Keberadaan yang jauh dari kebenaran

Tempat dimana aku berasal
Sepertinya tak sama denganmu
Namun bukan berarti semuanya
Harus berbeda yang ada di depan kita
Karena kita sama-sama memiliki perasaan
Juga keinginan dimana kita tidak menyukai
Yang orang-orang namakan bentuk ketidakadilan
Semoga cinta kita tidak berubah karena ketidakmngertian ini..

longtropisseason

siput


dongeng tetaplah dongeng
kisah hidup tak sepertinya
ia ada dalam cerita
juga nyata jadi penghuni

bukan penakut ia disana
terus berdiam ada di dalam
selalu serta adanya rumah
bukan beban bagi dirinya

jangan ukur cepat larinya
atau membanding  kekuatannya
singgah dipohon dan dipelepah
di rumput-rumput dan batang pohon
tak bicara bersih dan kotor
basah dan lendir ada padanya

anugrah dibawanya
tak dilepas melindunginya
hujan dan terik boleh berganti
musim demi musim terus berputar
dongeng tentangnya tetap mengisi
sudut ruang-ruang negeri penikmatnya...

Hanya Seperti Umpatan



Memindahkan sebuah hasrat kecil
bila enggan menamai keinginan hati
melepaskan bebas keluar dari gelombang permukaan
oleh celoteh kejauhan terasa mengalirkan serpihan tenaga
membangunkan tidur siang sang pelantang hingga beranjak

Mata bak selebar pelangi sesaat menemukan
belia dalam keceriaannya menyandarkan elok tubuhnya
pada kekar nyiur yang menahun bertahan di bibir pantai
tetap kokoh walau berulang kali sudah pergi dan datang
deraandan kuatnya terjang gelombang pasang 
bersama tiupan angin kencang tanpa terhitung mengguncang
oh ia yang ingin bersenang-senang

Ia hanya ingin datang
Lalu pergi membawa sebuah kisah untuk dikenang
gambaran jejak kaki cantiknya yang pernah ada
menginjak kelembutan pasir pantai itu

Ia bukan sumber suara itu
Yang datang jauh-jauh
seperti dari lapisan langit berbeda 
hingga mengundang kedalaman hati
meluangkan kesungguhan eja dan arti 
Dari diri yang telah tergelitik  hingga mencari ....

Mata itu seperti menghilang dari langit
Meninggalkan senyum penanda gembira dan rasa suka
Menemukan yang ternyata bukanlah rangkai umpatan
Mendapati bergunung-gunung kesetiaan berada
Menyelami barisan semua lambaian pucuk-pucuk nyiur
Mengatakan betapa senang dan berartinya mereka asih boleh
Merasakan kegembiraan menempati tempat yang sangat menawan banyak kalangan
Menembus kisahnya hingga ke negeri-negeri seberang samudera  luas
 Mengisah indahnya  serpihan surga yang menawan dan kaya raya ini.

Pengikut

Jajaran

Beranjak dari ketidaksejajaran Barulah mulai sedikit kukenali  Betapa pentingnya mengenalinya...  Sejajar terkadang memang dibutuhkan Walau...