kesana kemari untukmu

Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta. Tampilkan semua postingan

Jangan Nikung




Hubungan kita tidak sebentar
Keterkaitan ada berbenttuk
Relasi tinggi tersambung 
Peristiwa bagai dilangit
Sebab engkau pernah berkisah
Akibat dan sebab tetaplah erat
Ragam cara baik telah kaubuat
Jamak orang-rang telah mengatakan

Jeda kita bersama sangat berarti
Simak ceritamu tak menjemukan
Dalam mengisi malam-malam kita
Dalam melewati hari-hari kita
Diam makna tetaplah hidup
Olahan cintamu yang tetap tumbuh

Arah kemana engkau akan melangkah
Sumber air bening yang segar
Utama dan penting agar terjaga
Lampir candamu disetiap hari
Biasa ada agar kita tetap terjaga
Kemungkinan ada di depan
Tebaran benih yang telah menghijau
Tanda tumbuhnya pengharapan
Suara burung-burung yang merdu


Tidak kini saat engkau jauh
Bukan tidak percaya
Mundur teratur hanya oleh jarak
Tepat keputusanmu melangkah
Tengoklah tempat ini kelak
Bandingkan pemandangannya

Sedapat indahnya tak akan hilang
Kepiting yang kausupa tetap ada
Rendang juga banyak diwarung-warung
Karena aku belum bisa membuatnya


Seenak masakan mereka
jangan nikung hanya karena ini
Atau jadi alasan engkau tak kembali.....

Tanya siapa



enak memang
kalo bisa selalu
ada kontak langsung
tanya ini dan itu
siapa ya siapa lagi
bukan siapa yang salah
atau siapa yang terkuat
siapa yang paling hebat
jika bukan diri kamu
juga bukan kita sendiri
semoga kita nantinya
yang bisa sama-sama jadi
sesuai harapan kita
untuk yang jadi sangat beerarti...



Pengalaman Megah!一生系列产品最后...



jauhkan perasaan negatif
itu maunya awal
maka ada saja kutulis
biar ada cara menjawab
betapa banyaknyanya
yang telah kaubagikan
karena tidak ada yang terbaik
menjadi ide
ya udah tong-tong sampah itulah
yang mengisi cerita soalnya
pas lewat dekat itu...

sebenarnya ada yang sangat istimewa
dan unik seperti ajaiblah kalau bisa kusebut

dari rasa penasaran
juga ajakan teman secara kebetulan
hingga ikutan jalan kesana
tempat orang menanya banyak hal
gurunya guru lah kata mereka
wah...
emang bener tuh
kebuka semua yang tadinya gak ngerti
maksudnya mereka semakin lega
dari wajah-wajah yang sudah sempat ke sana

cuma belum sempat dapat giliran....


Sebisaku



Kuterangkan dengan tujuan

Walau sebisaku bicara

Karena engkau bertanya alasan

Tentang rasa yang kaucerita

Seperti kausebut kebosanan



Lama menjauh

dari keramaian

Disini hanya pilihan

Nama terbaik disingkirkan

Bukan pula ingkar dugaan

Menghindari kenyataan


Ketakutan punya khalayak

Kamu boleh tidak mengelak

Tempat segar di kesejukan

Jauh dari keramaian

Kapan lagi wujudkan angan

kecap artinya  kebebasan


Tak kupikir

kau harus tahu

atau mengerti semuanya

Sama searti kau punya kisah

tentang air yang mengalir

tetap kusimpan dalam kenangan




Jangan Lupa MAkAN...!



Memang tidak banyak yang bisa aku katakan
Mengapa hanya ini yang bisa kuutarakan
Ketika engkau berkabar dari jauh
Pesan sederhana meluncur dari mulut
Mengisi rasa gembira dan grogi
Karena engkau tetap terus bercerita
Berbagi banyak hal yang sangat jauh
untuk bisa aku tempuh dalam keadaan
sekarang ini
Masih seperti saat yang lalu
"jangan lupa makan ya..."
"biar tetap sehat"
Terkadang lupa terima kasih
juga malu katakan kangen....
yang sesaat terobati.....
Biarlah hanya kata itu yang dapat
meluncur begitu saja saat menjawabmu.....


Ngacir itu Apa?



jangan membingungkan
membuatku harus mencari-cari
kausebut kata asing ditelinga
mungkin kaudapatkan di tempat jauh
kau bilang ada yang ngacir
membuat kemudian terus berpikir
oh... ternyata beda dengan mampir
ditimbang baik buat tambahan buah bibir




Lintasan Rencana


Sudah setengah dari ini bulan
Memberi juga banyak cerita
Hingga menjelang senja saat ini
Condongnya mentari masih menyisakan
Eloknya warna dibias langit berlapis awan
Jam dinding lobi berdenting nyaring
Seperti mengingat sebuah lagu lupa judulnya
Kumengikuti suaranya sambil menghitung ....
Ternya belum mencapai hitungan keenam
Hari demi hari peta yang disemat menjadi
Latar belakang gambar sudah dilewati dengan banyak kenangan mengisah setiap rute, tergelar dalam galeri menjadi saksi juga menjadi teman dan penghibur saat mengingat langkah



Seduhan hangat menyapa sebagai senyuman senja bagi tempat terbaik punya pesona
Memahami pancaran saji apa adanya tangan terlatih
Lokal terhandal inti pesona tempat itu
Tak mungkin memaksa cerita lebih bila semua
Menjadi utuh telah mengarungi nyata udara segar setempat beserta ragam indah dan keunikannya .... Saat semakin larut.....
Apatah yang dipilih yang terbaik
Kecuali pelepas kantuk dan lelah .....




Setitik Warna



Sebenarnya ada tanpa gumam atau bisik
Sedikit atau banyak keluar dari bibirnya
Saat melihat sekecil butiran debu dibelakang
Pada posisi kaki bergoyang bersama irama
Ia bagai bagian yang turut menarikan ritmenya
Dengan siapa ia belajar demikan tak kupikir
Ia tetap warna yang indah dalam cara lihat
Yang terseleksi sejarah gerak langkahnya


perhatikan dan dengarkanlah ia punya keindahan luar biasa




Ia pertanda hidup
Yang tanpa mendusta
Memberi cerita tentang garis asalnya
Jauh dari liku kata pemberontak diri

Sedikit memang tak banyak
Seperti yang hanya sedikit ini
Untuk mengatakan dan bukan pertanda
Apolagi pertanyaan dihari yang padat.

DONGKELAN KE SUOH


Pelangi itu senyuman
langit menemani bukit-bukit
Berbalut indahnya warna
Mengabadikan lembar-lembar
Dalam panjang susunan
Walau tak seluassamudra
Yang telah diseberanginya

Luas jalan-jalan
Halus permukaan
Seperti menutup jarak
Tempuh jauh kini terasa
Bagai satu putaran tembang asmara.

ruShboNed

DAPAT IMBAS


UNTUKMU SEORANG DIRI
YANG TELAH TERMANGU SENJA PERINDU
MENCARI PUJAAN HATI DALAM GELAP
PERNAH DIBINGUNGKAN ARAH TEMPUH

     SELENDANG TAK JADI TEMBANG
     KISAH KENANGAN DITIMBANG CINTA
     DAN PERJUANGAN

ALIRAN DINGIN
MERAYAP BERSAMA MIMPI
MATA RINDU MEMBOYONG RUPA
JARI MENITI BELANJA DARING
IMAGI MERUPA UJUD FANTASI

    KAU BILANG DAMPAK JADI BERIMBAS
    SELEMBAR KERTAS JADI PENINDAS
    UTUS SANG KAKI KATAKAN CINTA
    BICARA APA ADANYA

LUBANG ADA DI DALAM
BEJANA BERTAUT-TAUT
SUMBER YANG DALAM LUBANG
TANAH PEMBERI ARTI
SEPERTI AIR
YANG BERSAMANYA MELIHAT TANDA
YANG TERINDAH DN ISTIMEWA
KONON DITENGOK DAN DISAPA SELALU.

Jelek-jelek Asli



yang
sebagai
para peminang
perdamaian

Mengakui
peberdaya ilmu
kekotoran alam

empunya kisah
tanpa mahkota

rimba adalah asal

engkau


tidak semua sama
kau yang mencinta
dan kau yang memilih

tidak semua bicara
kaulah yang pergi
dan kau yang mencari

lupa pikir dulu
ingat tinggal panggil
ikhlas tinggal kasih

urakan


urakan

tidak begitukah
nama yang diminta
hatinya selembut  salju
ia berbunda pengertian

istilah itu
hanya karena rambut
hanya karena kulit
hanya karena pakaian
oh kasihan

hanya bisa
kasih sebutan
baru bisa kasih julukan
belum mau berlebihan
untuk ulurkan bantuan

Endusan


Sekilas
suara tampak sama
Namun nyali bisa bicara
membalik rupa suara
bergambar cinta

Ia menyambung
suara salak yang terhenti
mengecilkan diam
menyela endusan
mengatakan dengan tubuhnya
yang memutar sedikit
seakan berbalik
mengisaratkan pengertian
serta ringikan penanda aman.

Bunga Matahari

Bunga Matahari



Besar  ukuranya
Kuning warna utamanya
Lebar bertulang bentuk daunya
Berbulu-bulu  halus pada batangnya
Itu yang  langsung  terbayang  dimata
Ketika  menyebut nama bunga matahari
Dan ada yang  paling mudah untuk dijumpa
Ialah olahannya  yang dipasarkan berupa  kwaci
Ada yang asin dan kini ditambah rasa lain seperti teh
Dan juga sedikit terasa tambahan manis dan lebih segar.

Ada juga  saat terindah
ketika mengenalmu lebih dekat
mendengar suaramu disampingku
akankah terulang suasana terindah itu? 

Langkah Setapak



Hanya sedikit saja yang kulihat
Apa yang sedang dilakukannya ketika itu
Juga aku seperti membiarkan keingintahuan
Berdiam sunyi sendiri di dalam debaran dada
Kengganan menempuh jarak untuk berada dekat
Untuk sekedar melihat dengan lebih benderang
Teringat sekecil gerak menggoyangkan tubuh ini
Bak sejauh tempuh dalam setapak kaki melangkah
Terasa cukup memberi ruang pada kemanjaan mata
Mengeja ke arah depan yang kelok bentuk penglihatan
memaniskan panorama bak lukisan membuai mata dalam pesona
Terasa diangan langkah hati sudah mengalir menuju jauh
Menjangkau hamparan pasir halus di sisi tebing hijau
usai lepas kaki menghabiskan titian-titian pijakan
disela-sela batu-batu di sepanjang turunya tebing
Nafas alam seperti mengalir debur ombak dan tiupan
angin yang sepoi-sepoi menyejuk tubuh dan wajah ini
seperti membangkitkan berjuta harapan dari dalamnya
keadaan perut belantara muncul menjadi nyanyian
yang diterbangkan oleh hembusan alam melambung tinggi
kelangit yang luas bebas memerdekakannya dari kungkungan
yang seakan-akan menghimpit dan membenturkan setiap geraknya.

Tangan Langsung Kedada



Seorang teman mengejutkan
Karena tiba-tiba tangannya kedadaku
Tidak sampai disitu
Karena ia terus bergerak
Kucoba pegang dan hentikan sesaat
Bertanya untuk apa
Karena ditangannya ada sejenis balsam
Katanya badan akan enak
Bila dikasih ini
Pernah badan tidak enak
Tapi tidak sakit
Masuk angin itu katanya
Benar juga
Nafaspun lega dibuatnya

Ini belum apa-apa
Kata dia menambahkan
Kalau neneknya
Pasti akan mengeriknya
Punggung dan dada hingga merah
Wah
Hebat ini teman yang
Bisa buat kejutan yang baik.


rupa suara


walaupun tidak selalu
kelak kita akan tertawa
bukan karena pengaruh suatu kelucuan
namun ketika datang sekonyong-konyong
suara yang kita dengar oleh telinga kita
membuat kita bisa melihat wajah suara itu
mulailah dengan membaca kalimat-kalimat
ini dengan suara lantang sambil memasuki
ruang gelap
yakin atau tidak wajah kebohongan
akan menjadi yang pertama ditemukan
oleh ketidak siapan kita
mencerna dengan lebih jernih
kalimat kalimat ini
sehingga anda akan dengan segera
boleh langsung memberi komentar
dengan suara yang lebih keras
yessss
suara memang untuk didengarkan
mengapa pula aku harus melihatnya.

Bandeng Presto


Ikan segar sangat kusuka
Bisa makan sampai kenyang
Udah tua usia bulan
tunggu kiriman terasa lama
Kubuang sangat untuk menyuka
Agar perut tetap bersuka

Ikan asin dari ikan
pernah segar hidup di air
Ikan teri juga tak beda
dulu berenang juga di air
Presto bandeng gurih rasanya
walau tak segar tak kalah nikmat

Ada teman ada sahabat
Punya cara untuk dicerna
Tidak harus banyak bicara
Usirkan lapar hidupkan smangat
Hangatkan sapa menyambung lidah
Tetap mengalir tujuan hati.

ragu


ia sayang
begitu katanya
perhatiannya
memang terasa
keasliannya
bisa jadi

lain hati
punya mau
liarkan minat
sambil memilih
andai nanti
ada yang lebih

siapa bilang
orang mengingkar
dapat tempat
dapat cinta
untung jalan
puas kan dapat

Pengikut

Diantara Lini Penguji

Terasa sangat sulit siang itu menyembunyikan suana hati, Semua bukan karena deru mesin - mesin yang berlalu-lalang, karena semua itu tidak d...