kesana kemari untukmu

Tampilkan postingan dengan label bias. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bias. Tampilkan semua postingan

Lintasan Rencana


Sudah setengah dari ini bulan
Memberi juga banyak cerita
Hingga menjelang senja saat ini
Condongnya mentari masih menyisakan
Eloknya warna dibias langit berlapis awan
Jam dinding lobi berdenting nyaring
Seperti mengingat sebuah lagu lupa judulnya
Kumengikuti suaranya sambil menghitung ....
Ternya belum mencapai hitungan keenam
Hari demi hari peta yang disemat menjadi
Latar belakang gambar sudah dilewati dengan banyak kenangan mengisah setiap rute, tergelar dalam galeri menjadi saksi juga menjadi teman dan penghibur saat mengingat langkah



Seduhan hangat menyapa sebagai senyuman senja bagi tempat terbaik punya pesona
Memahami pancaran saji apa adanya tangan terlatih
Lokal terhandal inti pesona tempat itu
Tak mungkin memaksa cerita lebih bila semua
Menjadi utuh telah mengarungi nyata udara segar setempat beserta ragam indah dan keunikannya .... Saat semakin larut.....
Apatah yang dipilih yang terbaik
Kecuali pelepas kantuk dan lelah .....




DAPAT IMBAS


UNTUKMU SEORANG DIRI
YANG TELAH TERMANGU SENJA PERINDU
MENCARI PUJAAN HATI DALAM GELAP
PERNAH DIBINGUNGKAN ARAH TEMPUH

     SELENDANG TAK JADI TEMBANG
     KISAH KENANGAN DITIMBANG CINTA
     DAN PERJUANGAN

ALIRAN DINGIN
MERAYAP BERSAMA MIMPI
MATA RINDU MEMBOYONG RUPA
JARI MENITI BELANJA DARING
IMAGI MERUPA UJUD FANTASI

    KAU BILANG DAMPAK JADI BERIMBAS
    SELEMBAR KERTAS JADI PENINDAS
    UTUS SANG KAKI KATAKAN CINTA
    BICARA APA ADANYA

LUBANG ADA DI DALAM
BEJANA BERTAUT-TAUT
SUMBER YANG DALAM LUBANG
TANAH PEMBERI ARTI
SEPERTI AIR
YANG BERSAMANYA MELIHAT TANDA
YANG TERINDAH DN ISTIMEWA
KONON DITENGOK DAN DISAPA SELALU.

Pengikut

Diantara Lini Penguji

Terasa sangat sulit siang itu menyembunyikan suana hati, Semua bukan karena deru mesin - mesin yang berlalu-lalang, karena semua itu tidak d...