kesana kemari untukmu

Sumpit

Tidak tahu apa itu 

Kauletakkan dimeja 

Hingga setelah mandi 

Kamu bicara lagi 

"Kamu nggak tahu ya... ayo pasti suka "

Satu sumpit kau pegang 

Dan satunya kauberikan padaku 

Melihatku masih tertawa 

Memegangi satu sumpit 

Engkau tanpa bicara langsung

Mengambil dengan tangan 

Dan menyuapiku ...

"Untuk apa? Sendok juga banyak ..."

Sambil terus melahap ..... 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengikut

Diantara Lini Penguji

Terasa sangat sulit siang itu menyembunyikan suana hati, Semua bukan karena deru mesin - mesin yang berlalu-lalang, karena semua itu tidak d...